Hardiati Sanusi, S.Pd., M.Pd. merupakan seorang pendidik sekaligus pembina Pramuka yang aktif dalam pengembangan pendidikan dan kepramukaan. Lahir di Tempe pada 5 Maret 1977, beliau adalah warga negara Indonesia yang telah menjadi anggota dewasa Gerakan Pramuka sejak dilantik pada 13 Juli 2003.
Pendidikan formalnya dimulai dari SD Negeri 203 Tempe (1983–1989), dilanjutkan ke SMP Negeri 1 Tempe (1989–1992), dan SMA Negeri 2 Sengkang (1992–1995). Ia kemudian menempuh pendidikan Sarjana (S1) di Universitas Negeri Makassar (1997–2003) serta melanjutkan ke jenjang Magister (S2) di Universitas Puangrimaggalatung (2022–2024). Latar belakang pendidikan ini memperkuat kompetensinya dalam bidang pendidikan dan pembinaan peserta didik.
Dalam karir profesional, beliau berprofesi sebagai guru di SMA Negeri 1 Wajo. Peran ini menunjukkan komitmennya dalam mendidik dan membentuk karakter generasi muda, baik melalui pendidikan formal maupun kegiatan ekstrakurikuler seperti kepramukaan.
Di dunia kepramukaan, Hardiati telah mengikuti berbagai jenjang pelatihan, antara lain Kursus Mahir Dasar (KMD) pada tahun 2011, Kursus Mahir Lanjutan (KML) pada tahun 2014, Kursus Pelatih Dasar (KPD) pada tahun 2020, serta melanjutkan ke Kursus Pelatih Lanjutan (KPL) pada tahun 2025. Kompetensi tersebut memperkuat perannya sebagai pembina dan pelatih dalam sistem pendidikan kepramukaan.
Pengabdiannya dalam Gerakan Pramuka sangat panjang dan berkelanjutan. Ia aktif sejak masa Penegak (1992–2000), kemudian dipercaya sebagai Andalan Cabang dalam beberapa periode (2005–2010, 2010–2015, 2014–2019, dan 2020–2025). Selain itu, ia juga berperan sebagai pelatih pada periode 2020–2025. Dalam berbagai posisi tersebut, beliau berkontribusi dalam pembinaan anggota, penguatan organisasi, serta pelaksanaan pendidikan dan pelatihan kepramukaan.
Atas dedikasi dan pengabdiannya, beliau telah menerima berbagai penghargaan kepramukaan, antara lain Lencana Pancawarsa I (2014), Lencana Pancawarsa II (2020), serta Lencana Karya Bakti (2020).
Dalam kehidupan pribadi, beliau menikah pada usia 23 tahun dengan Baharuddin Mappellawa, S.Sos. Dengan pengalaman panjang dan komitmen yang kuat, Hardiati Sanusi, S.Pd., M.Pd. terus memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pendidikan dan kepramukaan di Kabupaten Wajo.

0 komentar: