Salam Pramuka

Website www.pusdiklatcab-kwarcabwajo.or.id merupakan Website Resmi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang (Pusdiklatcab) Gerakan Pramuka Wajo sebagai media informasi, publikasi, dan layanan pendidikan kepramukaan di tingkat cabang

Senin, 13 April 2026

Tanda Kualifikasi Khusus bagi Pembina dan Pelatih Pembina

Setelah memahami konsep Narakarya dan Naratama beserta berbagai dokumen pendukungnya, penting pula untuk mengetahui tanda-tanda kualifikasi khusus yang diperuntukkan bagi Pembina dan Pelatih Pembina dalam Gerakan Pramuka.

Berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 047 Tahun 2018 tentang Pedoman Anggota Dewasa, terdapat empat jenis tanda kualifikasi yang menjadi identitas sekaligus pengakuan kompetensi bagi Pembina dan Pelatih Pembina.

A. Tanda Kualifikasi Pembina Satuan
Tanda ini berbentuk lencana (badge) berukuran sekitar 5 x 3 cm yang dipasang pada bagian bawah lengan kiri seragam pramuka. Warna dasar badge disesuaikan dengan tingkat atau golongan yang dibina, serta memuat tulisan “PEMBINA”.

Makna warna pada badge tersebut antara lain:

  • Ungu melambangkan Anggota Dewasa
  • Hijau menunjukkan golongan Siaga
  • Merah menunjukkan golongan Penggalang
  • Kuning menunjukkan golongan Penegak
  • Cokelat menunjukkan golongan Pandega

Tulisan “Pembina” menegaskan bahwa pemakainya memiliki kualifikasi sebagai pembina satuan.

B. Tanda Kualifikasi Pembina Mahir
Tanda ini terdiri atas dua bagian, yaitu Pita Mahir dan Selendang Mahir.

Pita Mahir merupakan pita berwarna ungu tua dengan kombinasi warna tertentu di bagian tengah sesuai golongan kemahiran. Tanda ini menunjukkan bahwa pemakainya telah memperoleh lisensi sebagai pembina mahir, sekaligus mengandung makna tanggung jawab dalam membina peserta didik agar berkembang sesuai tujuan Gerakan Pramuka.

Selendang Mahir adalah selendang bercorak batik dengan dominasi warna putih dan ungu tua, serta motif lidah api, jantung, dan keris.


Makna simbolik dari selendang tersebut meliputi:

  • Lidah api: melambangkan semangat pembina dalam memberikan bimbingan dan menjadi penerang bagi peserta didik
  • Jantung: menggambarkan dedikasi yang tulus dan pengabdian tanpa henti selama hayat masih dikandung badan
  • Keris: mencerminkan ketajaman berpikir serta kepekaan terhadap lingkungan
  • Warna ungu: melambangkan keutamaan dan keunggulan
  • Warna putih: melambangkan kesucian hati dan keikhlasan dalam mengabdi

C. Tanda Kualifikasi Pelatih
Tanda ini juga berbentuk badge berukuran 5 x 3 cm dengan dasar warna ungu tua. Tulisan “PELATIH” menggunakan warna perak untuk pelatih tingkat dasar dan warna emas untuk pelatih tingkat lanjutan. Tanda ini menunjukkan kewenangan seseorang sebagai pelatih pembina pramuka sesuai tingkatannya.

D. Tanda Kualifikasi Internasional
Tanda kualifikasi internasional terdiri dari Manik Kayu (wood beads) dan Setangan Leher Gilwell (Gilwell Scarf).
Manik Kayu merupakan kalung berbahan kulit dengan manik-manik kayu yang dikenakan dalam kegiatan internasional. Jumlah manik menunjukkan tingkat kualifikasi, yaitu:

  • Dua manik: Pembina Mahir Lanjutan (Woodbadge)
  • Tiga manik: Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Dasar (Assistant Leader Trainer)
  • Empat manik: Pelatih Pembina Pramuka Tingkat Lanjutan (Leader Trainer)

Sementara itu, Setangan Leher Gilwell adalah setangan berwarna khaki yang digunakan dalam kegiatan pelatihan internasional bagi anggota dewasa. Penggunaannya tidak bersamaan dengan setangan leher pramuka dan dapat dikenakan di luar seragam pramuka.


Dengan demikian, tanda-tanda kualifikasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga sebagai simbol kompetensi, tanggung jawab, serta pengakuan atas peran Pembina dan Pelatih Pembina dalam membina generasi pramuka.

Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: